Tips Memilih Skincare Yang Aman Untuk Ibu Hamil, Hindari 12 Bahan Ini!

Memilih skincare yang aman untuk ibu hamil perlu tips dan perhatian khusus  agar terhindar dari hal-hal yang berbahaya, salah satunya adalah kandungan bahan kimia yang berisiko bagi perkembangan janin. Apa saja ya kandungan kimia tersebut? Yuk simak artikelnya sampai habis!

Sumber: Suhyeon Choi on Unsplash

Sesaat setelah mengetahui status kehamilan positif, banyak hal yang harus mulai dipersiapkan dan mendapat perhatian lebih. Salah satu hal yang harus mendapat perhatian paling awal adalah skincare yang Bunda gunakan. Mengutip dari artikel yang direview oleh Sara Twogood, seorang dokter kandungan dan ginekolog di Los Angeles, berikut ini daftar 4 bahan kimia yang tidak boleh digunakan dan 8 bahan kimia yang disarankan untuk dihindari pada skincare ibu hamil.

Kandungan Bahan Kimia yang Harus Distop Pemakaiannya:

Retinoid

Retinoid tidak boleh ada di dalam skincare ibu hamil. Telah dibuktikan secara ilmiah bahwa terdapat hubungan antara penggunaan retinoid dengan peningkatan resiko cacat lahir pada perkembangan bayi. Segera hentikan penggunaan produk anti-acne dan anti-aging Bunda jika terdapat retinoid pada labelnya. Retinoid juga bisa dituliskan dalam bentuk lain, seperti retinoic acid, retinyl palmitate, retinaldehyde, adapalene, tretionin, tazarotene, dan isotretinoin.

Benzoyl Peroxide

Pada beberapa wanita, kehamilan seringkali menyebabkan timbulnya jerawat hormonal. Sayangnya, untuk mengatasi jerawat hormonal tersebut, Bunda tidak bisa sembarangan menggunakan produk anti-acne yang dijual bebas di pasaran. Hal tersebut terkait dengan kandungan benzoyl peroxide di dalamnya. Meskipun data ilmiah mengenai benzoyl peroxide masih terbatas, namun berdasarkan konsensus dari ACOG dan mothertobaby.org, penggunaan produk anti-acne yang mengandung benzoyl peroxide sebaiknya dihindari karena masuk ke kategori C dan beresiko negatif terhadap janin.

Oral Salicylic Acid

Salicylic acid atau asam salisilat tidak berbahaya jika digunakan secara topikal (di permukaan kulit), namun menjadi berbahaya jika digunakan secara oral oleh ibu hamil. Konsumsi asam salisilat pada akhir kehamilan dapat meningkatkan resiko intracranial bleeding pada janin.

BPA

BPA atau bisphenol A adalah bahan pembuat plastik dan resin yang mungkin saja menjadi bahan penyusun kemasan skincare untuk ibu hamil. BPA diketahui sebagai bahan kimia yang sangat tidak stabil dan mudah diserap oleh tubuh. Jika terserap tubuh, BPA berpotensi mengganggu sistem endokrin yang mengarah pada kanker prostat/payudara, infertilitas, penyakit jantung, dan diabetes. Janin yang terekspos BPA juga beresiko mengalami masalah perkembangan dan perilaku.

Baca Juga: Lip Tint Emina Magic Potion 02 Sunglow & 04 Sienna: Review & Swatches. Nutup Bibir Nggak Ya?

Kandungan Bahan Kimia yang Sebaiknya Dihindari:

Fragrance / Parfum

Produk skincare yang beraroma memang lebih menarik, namun ada baiknya jika Bunda mengggunakan produk fragrance-free sebagai skincare ibu hamil. Fragrance biasanya dibuat dari bahan kimia yang berbahaya, seperti paraben, derivat benzene, dan aldehyde yang berhubungan dengan kanker dan masalah sistem saraf. Pada label skincare, fragrance bisa juga ditulis dengan nama lain, seperti parfum, perfume, linalool, citronellol, limonene, geraniol, eugenol, atau cinnamal.

Hydroquinone

Bunda pasti sering mendengar bahan yang satu ini karena hydroquinone banyak digunakan pada produk pencerah kulit, baik berupa serum maupun krim. Meskipun hingga saat ini belum ada artikel ilmiah yang membuktikan pengaruh hydroquinone terhadap janin, namun karena tingginya penyerapan hydroquinone hingga 45% oleh permukaan kulit, sebaiknya bahan kimia ini juga dihindari dalam memilih produk skincare yang aman untuk ibu hamil agar terhindar dari gangguan janin.

Formaldehyde

Formaldehyde merupakan bahan kimia yang banyak ditemukan pada cat kuku. Bahan ini juga digunakan pada prosedur rebonding atau meluruskan rambut di salon. Meskipun bermanfaat untuk kecantikan, namun sayangnya formaldehyde tidak baik untuk kesehatan karena berhubungan dengan kanker dan gangguan sistem syaraf. Jika Bunda tetap ingin menggunakan cat kuku selama kehamilan, cobalah cat kuku dengan kode label 3-free atau 5-free.

Baca Juga: TikTok Viral: Kumpulan Video 15-Minutes Oil Cleansing Challenge & Faktanya

Paraben

Paraben adalah bahan pengawet yang terdapat pada hampir semua produk skincare dan makeup. Riset mengenai paraben masih berjalan, namun beberapa penelitian menunjukkan bahan kimia ini berhubungan dengan kanker payudara dan berefek negatif pada sistem reproduksi. Untuk mengurangi resiko yang belum diketahui, tidak ada salahnya jika Bunda menghindari bahan Paraben selama kehamilan.

Thioglycolic Acid

Belum ada studi ilmiah yang menunjukkan pengaruh Thioglycolic Acid terhadap pertumbuhan janin. Namun bahan kimia ini patut diperhatikan karena penggunaannya sangat dibatasi di Eropa, yaitu maksimal sebanyak 5% dalam satu produk. Mempertimbangkan minimnya penelitian dan fakta di lapangan, sebaiknya kandungan ini juga dihindari selama kehamilan.

Botulinum Toxin (Botox)

Botulinum toxin merupakan bahan yang digunakan dalam prosedur botox. Botulinum toxin bekerja dengan cara melumpuhkan otot-otot di sekitar keriput sehingga penampakannya dapat berkurang. Belum ada studi yang menguji pengaruh botox, dysport, atau xeomin pada janin yang tumbuh, namun para dokter sepakat untuk tidak merekomendasikan melakukan prosedur botox saat hamil.

Sodium Lauryl Sulfate

Sodium lauryl sulfate dapat ditemukan dengan mudah pada sampo dan sabun karena bahan kimia tersebut berfungsi sebagai foaming agent. Yang banyak dipermasalahkan adalah konsentrasi sodium lauryl sulfate pada kedua produk tersebut terlalu tinggi menurut standar kosmetik. Karena tubuh kita tidak bisa mengurai bahan kimia ini, paparan yang terlalu sering dikhawatirkan dapat menyebabkan gangguan fungsi pada sistem saraf, ginjal, dan hati.

Phthalates

Pada produk kecantikan, Phthalates digunakan sebagai stabilisator formula. Bahan ini banyak dihubungkan dengan masalah ginjal, hati, paru-paru, dan reproduksi.

Beli Beragam Skincare Original di Sini

Nah, setelah membaca artikel mengenai tips memilih skincare yang aman untuk ibu hamil, yuk mulai mengecek ingredients yang tertulis di kemasan skincare Bunda. Demi kesehatan & perkembangan Si Kecil, segera ganti produk jika terdapat salah satu dari bahan berbahaya yang sudah disebutkan di atas ya, Bun! 🙂

BELANJA ONLINE #DARIRUMAHAJA BERSAMA ALFACART.COM!  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here